Pemkab Morowali Utara bersama BNN menyiapkan penguatan P4GN melalui kebijakan lintas sektor, satgas kawasan industri, desa bersinar, dan penegakan hukum.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di daerah tersebut. Penguatan program itu dinilai penting seiring meningkatnya aktivitas industri dan mobilitas pekerja di sejumlah kawasan industri Morowali Utara.
Bupati Morowali Utara Delis J Hehi mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen membangun kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan narkotika tidak hanya mengandalkan penindakan. Menurut dia, pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, komunitas desa, serta masyarakat.
Penguatan program dilakukan melalui empat pendekatan utama. Pertama, integrasi kebijakan lintas sektor dengan mendorong setiap organisasi perangkat daerah ikut menjalankan program pencegahan secara terukur. Pemerintah daerah juga diarahkan menyiapkan kegiatan pencegahan mandiri di lingkungan masing-masing agar agenda P4GN tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kedua, pemerintah mendorong kolaborasi dengan perusahaan swasta, terutama yang beroperasi di kawasan industri. Perusahaan diharapkan ikut memfasilitasi edukasi bagi pekerja, membangun lingkungan kerja yang bebas narkoba, serta melaksanakan pemeriksaan narkoba secara berkala di bawah pengawasan BNN dan Dinas Tenaga Kerja.
Langkah tersebut dipandang relevan karena kawasan industri memiliki jumlah pekerja yang besar dengan tingkat mobilitas tinggi. Selain tempat kerja, lingkungan pemukiman pekerja juga menjadi perhatian karena berpotensi menjadi ruang masuk dan berkembangnya penyalahgunaan narkotika apabila tidak disertai pengawasan dan edukasi yang memadai.
Pendekatan ketiga dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis desa. Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendorong penguatan program desa bersih dari narkoba atau Desa Bersinar. Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih aktif mengenali risiko penyalahgunaan narkotika, melaporkan indikasi peredaran, serta membangun kegiatan sosial yang dapat melindungi kelompok rentan, khususnya generasi muda.
Pendekatan keempat berupa operasi bersama dan intervensi penegakan hukum. Koordinasi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, serta unsur terkait akan diarahkan untuk memperkuat pencegahan sekaligus menindak jaringan peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat.
Di sisi lain, Polres Morowali dan BNN Kabupaten Morowali juga memperkuat sinergi P4GN melalui koordinasi kelembagaan. Aparat menilai perkembangan kawasan industri membuat kebutuhan terhadap pengawasan narkotika semakin besar, baik di lingkungan perusahaan maupun kawasan permukiman pekerja.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini menyampaikan bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan kekuatan bersama. Aparat penegak hukum, BNN, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menjalankan peran masing-masing secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi tersebut dapat membangun sistem pencegahan yang lebih kuat di Morowali Utara. Selain menekan potensi peredaran narkotika, program itu diharapkan mendorong terciptanya lingkungan kerja dan permukiman yang lebih aman bagi masyarakat serta para pekerja di kawasan industri.
Bupati Morowali Utara Delis J Hehi mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen membangun kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan narkotika tidak hanya mengandalkan penindakan. Menurut dia, pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, komunitas desa, serta masyarakat.
Penguatan program dilakukan melalui empat pendekatan utama. Pertama, integrasi kebijakan lintas sektor dengan mendorong setiap organisasi perangkat daerah ikut menjalankan program pencegahan secara terukur. Pemerintah daerah juga diarahkan menyiapkan kegiatan pencegahan mandiri di lingkungan masing-masing agar agenda P4GN tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kedua, pemerintah mendorong kolaborasi dengan perusahaan swasta, terutama yang beroperasi di kawasan industri. Perusahaan diharapkan ikut memfasilitasi edukasi bagi pekerja, membangun lingkungan kerja yang bebas narkoba, serta melaksanakan pemeriksaan narkoba secara berkala di bawah pengawasan BNN dan Dinas Tenaga Kerja.
Langkah tersebut dipandang relevan karena kawasan industri memiliki jumlah pekerja yang besar dengan tingkat mobilitas tinggi. Selain tempat kerja, lingkungan pemukiman pekerja juga menjadi perhatian karena berpotensi menjadi ruang masuk dan berkembangnya penyalahgunaan narkotika apabila tidak disertai pengawasan dan edukasi yang memadai.
Pendekatan ketiga dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis desa. Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendorong penguatan program desa bersih dari narkoba atau Desa Bersinar. Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih aktif mengenali risiko penyalahgunaan narkotika, melaporkan indikasi peredaran, serta membangun kegiatan sosial yang dapat melindungi kelompok rentan, khususnya generasi muda.
Pendekatan keempat berupa operasi bersama dan intervensi penegakan hukum. Koordinasi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, serta unsur terkait akan diarahkan untuk memperkuat pencegahan sekaligus menindak jaringan peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat.
Di sisi lain, Polres Morowali dan BNN Kabupaten Morowali juga memperkuat sinergi P4GN melalui koordinasi kelembagaan. Aparat menilai perkembangan kawasan industri membuat kebutuhan terhadap pengawasan narkotika semakin besar, baik di lingkungan perusahaan maupun kawasan permukiman pekerja.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini menyampaikan bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan kekuatan bersama. Aparat penegak hukum, BNN, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menjalankan peran masing-masing secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi tersebut dapat membangun sistem pencegahan yang lebih kuat di Morowali Utara. Selain menekan potensi peredaran narkotika, program itu diharapkan mendorong terciptanya lingkungan kerja dan permukiman yang lebih aman bagi masyarakat serta para pekerja di kawasan industri.
Sumber: ANTARA News Sulteng — Sumber asli
