DONGGALA – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah bersama masyarakat dan aparatur sipil negara di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, menggelar salat istisqa pada Senin, 7 September 2026. Salat meminta hujan itu dilaksanakan di tengah kondisi kekeringan dan cuaca kering yang masih dirasakan di sejumlah wilayah.

Kegiatan berlangsung di depan Mako SPN Polda Sulteng, Jalan Masitudju, Desa Labuan Panimba. Ratusan jamaah mengikuti rangkaian ibadah tersebut, terdiri atas personel SPN Polda Sulteng, warga sekitar, serta ASN Kecamatan Labuan.

Kepala SPN Polda Sulteng Kombes Pol Seminar Sembayang turut hadir dalam kegiatan itu. Salat dipimpin Imam Ustadz Malik, kemudian dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama yang disampaikan Ustadz Ikbal.

Dalam doa yang dipanjatkan, jamaah memohon rahmat, keberkahan, serta hujan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Mereka juga berharap kekeringan yang berlangsung di wilayah Labuan dan sekitarnya dapat segera berakhir.

Seminar Sembayang mengatakan, pelaksanaan salat istisqa merupakan ikhtiar spiritual sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat. Ia mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Masyarakat cukup antusias mengikuti salat istisqa ini. Mudah-mudahan insyaallah doa kami dikabulkan,” kata Seminar, seperti diberitakan TVRI Sulawesi Tengah.

Camat Labuan Arifin menjelaskan, kegiatan itu sebelumnya telah direncanakan bersama para tokoh masyarakat. Pemerintah kecamatan kemudian mengajukan pelaksanaannya di lingkungan SPN Polda Sulteng dan mendapat sambutan positif dari pihak SPN.

Menurut Arifin, salat istisqa diharapkan menjadi momentum untuk memohon keberkahan sekaligus turunnya hujan di Labuan dan wilayah sekitarnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada SPN Polda Sulteng yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin menyebut salat istisqa menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa doa bersama perlu disertai kepedulian terhadap lingkungan.

Masyarakat diimbau menggunakan sumber daya air secara bijaksana dan menjaga lingkungan untuk mengurangi dampak kekeringan. Polda Sulteng juga menyatakan akan terus hadir dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan bersama warga.

Pelaksanaan salat istisqa di Labuan menambah rangkaian kegiatan serupa yang digelar sejumlah kelompok masyarakat dan unsur pemerintahan di Sulawesi Tengah dalam menghadapi musim kering. Selain menjadi ikhtiar keagamaan, kegiatan tersebut memperlihatkan adanya keterlibatan bersama antara aparat, pemerintah kecamatan, dan warga dalam merespons kondisi lingkungan yang sedang dihadapi.